KKN PRADIPTA Kelompok 12 Global Institute Dorong Digitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukasari
adi wijaya
Diperbarui 25 September 2026, 09:18
Kabupaten Tangerang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PRADIPTA Kelompok 12 Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada 31 Agustus hingga 20 September 2026.
Mengusung semangat “Belajar, Mengabdi, dan Memberi Manfaat”, Kelompok 12 hadir dengan sejumlah kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dengan fokus utama pada digitalisasi desa, pemberdayaan UMKM, serta penguatan pendidikan dan kapasitas masyarakat.

Salah satu program utama yang dikembangkan adalah Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Publik Digital Desa Sukasari (SISUKA). Sistem berbasis website dan mobile ini dirancang untuk membantu pemerintah desa dalam mengelola data kependudukan dan pelayanan administrasi secara lebih terstruktur, mulai dari tingkat dusun, RW hingga RT.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga mencoba menjawab kebutuhan nyata pemerintah desa dalam pengelolaan data dan administrasi masyarakat.
Di sisi lain, Kelompok 12 turut melakukan pemetaan dan pendampingan UMKM Desa Sukasari. Sebanyak 15 pelaku UMKM menjadi bagian dari proses pemetaan untuk melihat kondisi serta kebutuhan digitalisasi usaha masyarakat. Pendampingan kemudian diarahkan pada pemanfaatan media digital, pembuatan konten promosi, dan penggunaan WhatsApp Business sebagai salah satu sarana pemasaran.

Selain teknologi dan UMKM, mahasiswa juga memberikan perhatian pada generasi muda melalui kegiatan Belajar Bersama. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus berinteraksi melalui materi pendidikan dan aktivitas yang menyenangkan.
Ketua KKN PRADIPTA Kelompok 12, Fajri Khaerullah, menilai bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu memberikan arti lebih dari sekadar menyelesaikan kewajiban akademik.
“Saya memandang mahasiswa sebagai nabi pada zamannya. Jika nabi menyampaikan wahyu dan perintah Tuhan, maka mahasiswa menyampaikan ilmu yang diperoleh dari proses belajar untuk diterapkan di tengah masyarakat. Karena masyarakat setiap hari berjuang dengan keringatnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tantangan kita sebagai agent of change adalah membawa ilmu itu menjadi solusi, meringankan beban masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka.”
Menurutnya, KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk keluar dari ruang kelas dan melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selama 21 hari pelaksanaan, Kelompok KKN PRADIPTA 12 berupaya membangun kolaborasi bersama Pemerintah Desa Sukasari dan masyarakat. Program yang dijalankan diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sukasari.

Bagi Kelompok 12, pengabdian bukan hanya tentang apa yang mahasiswa berikan kepada masyarakat, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung dan menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai sesuatu yang bermanfaat, relevan, dan nyata.
Komentar (3)
Syailendra
25 minutes agoSemangat Teruss.
Sopi
1 hour agoMantappp
Ramz
1 hour agowahhh keren
Berita Terkait
Pendidikan
KKN Pradipta Kelompok 12 Global Institute Gelar Kegiatan Belajar Bersama Anak-Anak KP. Sarakan
2 weeks ago
Pendidikan
FORMATUR dan KKN Pradipta Kelompok 12 Global Institute, Edukasi Pelajar Al-Azhariyah Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
1 week ago
Banten
DPW BERANI Banten Kecam Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg: Negara dan Hukum Harus Hadir Lindungi Hak Konstitusional Warga.
4 days ago
Banten
DPC BERANI Kabupaten Tangerang Sambangi FKUB, Perkuat Sinergi Rawat Kerukunan Lintas Iman.
6 days ago